Ujian kelulusan, seperti ujian nasional (UN), yang dilaksanakan di
tengah kesenjangan mutu pendidikan yang masih menganga, lebar lebih
menguntungkan siswa yang berstatus sosial ekonomi dan kondisi sekolah
yang baik. Pasalnya, persiapan ujian nasional bisa dilakukan secara
maksimal melalui pendalaman-pendalaman materi di sekolah dan luar
sekolah yang menuntut pembiayaan tinggi.
Demikian dikatakan Elin
Driana, Koordinator Education Forum (EF) dalam pertemuan Tim Advokasi
Korban Ujian Nasional dan EF dengan Wakil Menteri Pendidikan Nasional
Fasli Jalal di Jakarta, Rabu (13/1/2010) malam. Dari sejumlah
penelitian di dunia, disebutkan terdapat keterkaitan yang erat antara
status sosial ekonomi orangtua dan kondisi sekolah dengan prestasi
akademis.
Elin mengatakan, penelitian-penelitian yang
diterbitkan dalam jurnal-jurnal internasional menunjukkan dampak
negatif yang menyertai kebijakan high stages testing, seperti
ujian kelulusan, misalnya UN. Dampak yang menonjol adalah kesenjangan
prestasi akademis berdasarkan status sosial ekonomi keluarga siswa.
"Selain
itu, meningkatkan risiko putus sekolah. Yang rentan putus sekolah
adalah siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu, siswa dari
kelompok minoritas, dan siswa dengan prestasi akademis yang rendah,"
katanya.
Fasli mengakui bahwa pelaksanaan UN umumnya tidak jadi
momok menakutkan buat sekolah-sekolah dengan kualitas baik. Pada
kenyataannya, sekolah berkualitas baik di negara ini masih terbatas dan
mahal serta hanya bisa diakses secara leluasa oleh kalangan berpunya.
Fakta-fakta
di lapangan yang mengemuka seputar persiapan UN oleh sekolah dan siswa
dari berbagai daerah menunjukkan bahwa biaya persiapan UN bisa mencapai
jutaan rupiah. Pengeluaran untuk persiapan UN ditanggung masyarakat.
Bahkan, SMP yang menjalankan pendidikan dasar gratis memungut uang dari siswa khusus untuk pendalaman materi UN.
sumber

---------------------------------------------------------------------
benarkah itu, sodara2

disekolahku gk tau soal ini, disekolah kalian ada yg begini













buat pemerintah 



